Selasa, 09 Juli 2013

Sosialisasi Biopori di Kecamataan Tanjung Senang


Sosialisasi dan pembuatan biopori di tingkat kecamataan Tanjung Senang dilakukan pada tanggal 27juni 2013 yang berlokasi di Kecamtaan Tanjung Senang. Peserta yang hadir diantaranya dari pihak kecamataan, kelurahaan, RT, dan masyarakat sekitar.  Kecamataan Tanjung senang terdiri dari 5 kelurhaan. Jumlah pembutaan lubang resapan biopori yang akan dibuat adalah 20.000 lubang biopori yang natinya akan dibagi ke 5 kelurahaan. Pembagian jumlah lubang resapan biopori ini nantinya jumlahnya tidak akan sama untuk setiap kelurahaan. Dan secara tekhnis contohnya seperti apa pembuatan lubang resapan biopori ini juga dilakukan dalam acara sosialisasi ini. Pasca dari sosialisasi tingkat kecamataan akan dilanjutkan sosialisasi tingkat kelurahaan. Dan akan dibentuk beberapa kader untuk memudahkan kerja teman-teman dilapangan. Kader-kader ini yang akan membantu pelaksanaan kegitaan, bagaimana mengajak masyrakaat untuk sama-sama membuat lubang biopori. Kita berharap bahwa program ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh warga masyarakat yang tentunya masyarakat Tanjung senang ini.



pembutaan biopori oleh sekcam Tanjung Senang

pembutan biopori oleh masyarakat

SOSIALISASI BIOPORI KECAMATAAN KEMILING


Sosialisasi dan pembuatan biopori di tingkat kecamataan kemilling diadakan pada tanggal 20 juni 2013. Sosialisasi ini dihadiri oleh pihak kecamatan, sosialisasi , perwakilan dari karangtaruna dan masyarakat sekitar. Sosialisasi ini dilakukan dengan harapan kedepan kita dapat bekerjasama antara kecamatan, kelurahaan, Posyandu dan ibu-ibu PKK. 



Peserta sosialisasi

peserta sosialisasi saat sesi tanya jawab


Senin, 17 Juni 2013

SOSIALISASI BIOPORI KECAMATAN KEDATON


           Pada saat musim hujan tiba, sebagian besar air hujan yang turun ke bumi tidak dapat meresap secara langsung ke dalam tanah karena sudah banyak lahan terbuka hijau yang dipakai untuk lahan pemukiman. Akibatnya air tersebut akan mengalir  menjadi limpasan sehingga akan menimbulkan genanggan dan banjir disebagian daerah daratan rendah. hal tersebut tentu dapat diatasi dengan cara pembuatan lubang resapan biopori. Dengan membuat lubang resapan biopori tentunya dapat mengatasi kekurangan pasokaan air, mengatasi genaggan air, mencegah banjir , serta menambah cadangan air tanah. Mengingat pentingnya hal tersebut maka pembuatan lubang resapan biopori disosialiasikan di Bandar Lampung. Pembuatan lubang resapan biopori yang sebelumnya sudah dilakukan di kelurahan langkapura saat ini akan diperluas didaerah lainnya. Sebelum melakukan pembuatan lubang resapan biopori masyarakat harus diberikan pengetahuan terlebih dahulu apakah yang dimaksud dengan lubang resapan biopori.Maka dilakukan sosialisasi pembutan lubang resapan biopori. 

Kegitan sosialisasi implementasi biopori wilayah kecamatan kedaton dilakukan pada tanggal 13 juni 2013. Acara diawali dengan sambutan dari pihak pelaksana kegitan oleh direktur MITRA BENTALA herza yulianto. Dalam acara sosialisai ini disisipkan pemberian materi mengenai biopori yang diisi oleh koordinator program biopori, Tim kajian UNILA dan Mercy Corps dan setelah itu dilanjutkan dengan melakukan interaksi tanya jawab dengan peserta sosialisasi biopori.







Peserta diajak untuk melakukan pembutan biopori secara bersama-sama agar para peserta paham apa yang di maksud dengan biopori dan bagaimana cara pembutan lubang resapan biopori. Tanggapan yang ditunjukan oleh masyarakaat saat sosialisasi cukup baik. Hal tersebut terlihat dari bagaimana antusias warga membuat lubang resapan biopori secara bersama-sama dan sekaligus meminta agar dilokasi pemukiman mereka segera dibuat lubang resapan biopori. 









Rapat Koordinasi Biopori

Rapat rutin biopori dilakukan setiap minggu pada hari selasa tanggal 4 dan 11 juni 2013 ini dilakukan untuk memfokuskan kegitan program biopori. Adapun yang dibahas pada rapat tersebut yaitu mengenai persentasi masing-masing wilayah (persipan kegiatan), persiapan sosialisai biopori untuk tingkat kecamataan.
Wilayah perluasan antara lain kecamatan Tanjung karang pusat, kedaton, kemilling, tanjung senang, alasan memilih wilayah ini karena kategori rentan banjir dan padat pemukiman penduduk.







Sabtu, 15 Juni 2013

Rapat Rutin Biopori

Rapat rutin biopori yang dilakukan selama  mei 2013 dihadiri oleh para korwil, CF, penanggung jawab program serta koordinator program biopori. kegiatan rapat rutin ini bertujuan untuk mempersiapkan perluasan pembuatan lubang resapan biopori yang akan segera dilakukan. Rapat di bulan mei ini juga membahas persipan rapat tim kota yang akan dilakukan di bulan juni. Terlihat bagaimana semangat dan kesungguhan  dari kawan-kawan saat pembahasaan agenda apa saja yang akan dilakukan selanjutnya untuk mencapai target lubang biopori tersebut. 

Dibulan mei juga ada kunjungan dari teman- teman  Mercy Corps ke  Mitra bentala terkait dengan agenda perluasaan lubang resapan biopori di kota Bandar Lampung. 



Minggu, 12 Mei 2013

SOSIALISASI dan PEMBUATAN BIOPORI DI SMAN 15

          Tahun 2012 merupakan tahun banjir yang melanda Bandar Lampung. Belajar dari pengalaman tersebut maka sudah seharusnya kita mencari cara agar musibah tersebut tidak terulang lagi. Guna mengatasi hal tersebut, pada tanggal 27 april 2013  siswa-siswi SMA N 15 Bandar Lampung  melakukan sosialisasi terkait dengan lubang resapan biopori setra  bersama-sama kerja bakti membuat lubang resapan biopori dan sekaligus melakukan penanaman pohon  disekitar lingkungan sekolah tersebut. Sosialisasi di sampaikan dan didampingi oleh CF MITRA BENTALA.  Kegitan ini dilakukan agar para pelajar dapat memahami arti pentingnya menjaga lingkungan agar tetap asri dan kegunaan lubang resapan biopori secara langsung. Dengan diadakannya sosialisasi dan pembuatan biopori diharapkan siswa-siswi dapat menyebarkan ilmu kekalangan teman sebaya mereka serta dapat membuat lubang resapan biopori di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. 

            Lubang biopori merupakan teknologi tepat guna dan ramah lingkungan untuk mengatasi banjir. Fungsi dari lubang biopori ini adalah meningkatkan daya resap air pada tanah, mengubah sampah organik menjadi kompos dan mengurangi emisi CO2 dan metan, serta memanfaatkan aktivitas fauna tanah dan akar tanaman.





RAPAT PMU BIOPORI

Salah satu upaya yang mendukung program biopori yaitu diadakannya rapat PMU setiap bulannya. Rapat PMU ini di laksanakan pada tanggal 23 april 2013. Dengan diadakannya rapat PMU ini dapat diketahui kemajuan program yang dilaksanakan. rapat PMU ini dihadiri oleh penanggung jawab program, koordinator program dan kowrwil dan CF.